Bogor dan Mimpi yang Belum PadamDi tengah udara lembap Kota Bogor, FARMAN mengakhiri hari panjangnya sebagai penjual kopi sederhana.Jalanan mulai sepi dan hanya lampu toko redup yang menemani langkahnya pulang.Rumah kecil di gang sempit itu selalu menjadi tempat paling hangat bagi FARMAN.Malam yang Penuh Kekhawatiran“Dagangan kamu bagaimana hari